Membaca… Kapan terakhir kali aku membaca buku ya? Buku lho, bukan email, artikel di internet maupun majalah. Hmm,, *flashback*
Yah, dulu aku suka sekali membaca buku. Rasanya saat membaca, semua penat dan lelah terlebur dalam kisah yang disampaikannya. Teman cerita dan teman perjalanan yang baik, kalau ga ada temen ngobrol😛 Sekaligus, obat tidur paling mujarab, apalagi kalau disodorinnya buku kuliah, heuheu.

Sekarang? Kayaknya perlu mengembalikan kebiasaan baik itu  Apalagi setelah membaca artikel menarik tentang manfaat membaca. Check it out, guys!

Membaca merupakan proses mental secara aktif.
Tidak seperti duduk di depan sebuah kotak idiot (TV, Plasystation, dll), membaca membuat kamu menggunakan otak kamu. Ketika membaca, kamu akan dipaksa untuk memikirkan banyak hal yang kamu belum mengetahuinya. Dalam proses ini, kamu akan menggunakan sel abu-abu otak kamu untuk berfikir dan menjadi semakin pintar.

Membaca akan meningkatkan kosakata kamu.
Kamu dapat belajar bagaimana mengira suatu makna dari suatu kata (yang belum kamu ketahui) dengan membaca konteks dari kata-kata lainnya di sebuah kalimat. Buku, terutama yang menantang, akan menampakkan kepada kamu begitu banyak kata yang mungkin sebaliknya belum kamu ketahui.

Membaca akan meningkatkan konsentrasi dan fokus.
Kamu perlu untuk bisa fokus terhadap buku yang sedang kamu baca untuk waktu yang cukup lama. Tidak seperti majalah, internet atau email yang hanya berisi potongan kecil informasi, buku akan menceritakan keseluruhan cerita. Oleh sebab kamu perlu berkonsentrasi untuk membaca. Seperti otot, kamu akan menjadi lebih baik di dalam berkonsentrasi.

Membangun kepercayaan diri.
Semakin banyak yang kamu baca, semakin banyak pengetahuan yang kamu dapatkan. Dengan bertambahnya pengetahuan, akan semakin membangun kepercayaan diri. Jadi hal ini merupakan reaksi berantai. Karena kamu adalah seorang pembaca yang baik, orang-orang akan mencari kamu untuk mencari suatu jawaban. Perasaan kamu terhadap diri kamu sendiri akan semakin baik. [Namun ingat, ikhlas tetap merupakan jalan untuk mencapai kesuksesan, dan berhati-hatilah dari sikap merasa bangga diri. Bersyukurlah selalu kepada Allah atas secuil pengetahuan yang kamu miliki].

Meningkatkan memori.
Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa jika kamu tidak menggunakan memori kamu, kamu bisa kehilangannya. Teka-teki silang adalah salah satu contoh permainan kata yang dapat mencegah penyakit Alzheimer. Membaca, walaupun bukan sebuah permainan, akan membantu kamu meregangkan “otot” memori kamu dengan cara yang sama. Membaca itu memerlukan ingatan terhadap detail, fakta dan gambar pada suatu literatur, alur, tema atau karakter cerita.

Meningkatkan kedisplinan.
Mencari waktu untuk membaca adalah sesuatu yang kita sudah mengetahuinya untuk dilakukan. Namun, siapa yang membuat jadwal untuk membaca buku setiap harinya? Hanya sedikit sekali. Karena itulah, menambahkan aktivitas membaca buku ke dalam jadwal harian kamu dan berpegang dengan jadwal tersebut akan meningkatkan kedisiplinan.

Meningkatkan kreativitas.
Membaca tentang keanekaragaman kehidupan dan membuka diri kamu terhadap ide dan informasi baru akan membantu perkembangan sisi kreatif otak kamu, karena otak kamu akan menyerap inovasi tersebut ke dalam proses berfikir kamu.

Mengurangi kebosanan.
Salah satu kebiasaan yang saya miliki adalah, apabila saya merasa bosan, maka saya akan mengambil buku dan mulai membacanya. Apa yang saya temukan dengan berpegang kepada kebiasaan ini adalah, saya menjadi semakin tertarik dengan suatu bahasan buku dan saya sudah tidak bosan lagi. Maksud saya, jika kamu merasa bosan, kamu akan merasa lebih baik dengan membaca buku yang bagus, bukan? Jika kamu ingin memecahkan rasa malas yang monoton, dan kehidupan yang tidak kreatif dan membosankan, maka pergi dan ambillah satu buku yang menarik. Bukalah halaman-halamannya dan jelajahi dunia baru yang penuh dengan informasi dan kecerdasan.

DR. Aidh bin Abdullah al-Qarni, MA dalam bukunya Laa Tahzan juga menyebutkan beberapa manfaat membaca, yaitu antara lain:
1. Ketika sibuk membaca, seseorang terhalang masuk ke dalam kebodohan,
Kebiasaan membaca membuat orang terlalu sibuk untuk bisa berhubungan dengan orang-orang malas dan tidak mau bekerja,
3. Dengan sering membaca, seseorang bisa mengembangkan keluwesan dan kefasihan dalam bertutur kata,
4. Membaca membantu mengembangkan pemikiran dan menjernihkan cara berpikir,
5. Membaca meningkatkan pengetahuan seseorang dan mengingkatkan memori dalam pemahaman,
6. Dengan sering membaca seseorang dapat mengambil manfaat dari pengalaman orang lain, seperti mencontoh kearifan orang bijaksana dan kecerdasan para sarjana,
7. Dengan sering membaca, seseorang dapat mengembangkan kemampuannya, baik untuk mendapat dan memproses ilmu pengetahuan maupun untuk mempelajari berbagai disiplin ilmu dan aplikasinya di dalam hidup,
8. Keyakinan seseorang akan bertambah ketika dia membaca buku-buku yang bermanfaat, terutama buku-buku yang ditulis oleh penuli-penulis muslim yang saleh. buku itu adalah penyampai ceramah terbaik dan ia mempunyai pengaruh kuat untuk menuntun seseorang menuju kebaikan dan menjauhkannya dari kejahatan,
9. Membaca membantu seseorang untuk menyegarkan pikirannya dari keruwetan dan menyelamatkan waktunya gara tidak sia-sia, dengan sering membaca, seseorang bisa menguasai banyak kata dan mempelajari berbagai model kalimat,
10. Lebih lanjut lagi, ia bisa meningkatkan kemampuannya untuk menyerap konsep dan untuk memahami apa yang tertulis di antara baris demi baris (memahami apa yang tersirat).

Tuh, membaca banyak manfaatnya kan. Selain menyehatkan fisik, membaca juga menyehatkan jiwa. Tahu kah kamu, sebenarnya, tradisi membaca adalah tradisi Islam loh. Ingat nggak apa wahyu pertama yang diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad Saw? Jawabnya tentu saja: Surat Al ‘Alaq : 1-5. Dikisahkan dengan dramatis, ketika Muhammad sedang berkhalwat di Gua Hira, datanglah seorang lelaki tak dikenal (yang kemudian diketahui bernama Malaikat Jibril). Tiba-tiba lelaki itu mendekapnya dan berkata: “Bacalah!”. Muhammad yang ummiy (tidak bisa baca tulis) tentu saja bingung, apa yang harus ia baca. Kejadian ini berulang beberapa kali sampai Muhammad dibayangi ketakutan, kecemasan dan kelelahan. Jibril pun akhirnya mengajarkan Muhammad bacaan itu sampai selesai.

1. Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan,
2. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.
3. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah,
4. Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam
5. Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.

Seseorang bisa berkeliling dunia hanya dengan membaca. Meskipun jasadnya tidak benar-benar pergi ke luar negeri, tetapi dengan membaca sesorang seolah berada di suatu tempat yang ingin ia kunjungi. Membaca akan meluaskan wawasan dan pengetahuan. Membaca akan membuat sehat pikiran dan perasaan. Namun, membaca pun tidak selalu harus dari buku loh. Membaca tanda-tanda alam, membaca keadaan, membaca sifat dan kelakuan, dll. Membaca kehidupan, demikian kita menyebutnya. Orang bijak pernah berkata, jika makan dapat membuat seseorang kenyang, maka membaca akan membuat seseorang menjadi lebih bijaksana.

Ayo, membaca! *sambil nyanyi bacanya*

Sumber:
http://annida-online.com