pengen curcol dikit ah.. jarang2 curcol di blog ini,, heuheu

hari minggu kemarin, kuniatkan untuk mendapat banyak pelajaran, dan memang begitu adanya. tapi, banyak kejadian yang membuatku marah pada diri sendiri, kenapa aku lemah banget ^^

pagi,, janjian ketemu di dago dengan adik2 “temanku belajar”, anak2 kelas 3 smp yang membantuku banyak belajar, bersama. sengaja ga mau bawa motor, kebiasaan kalau liburan, kalau ga perlu2 banget bawa motor, aku lebih memilih naek angkot. cinta angkot, alasan: bisa nyante dan bertemu orang2 dengan berbagai karakteristiknya, heuheu.

di angkot aku bertemu dengan seorang ibu dengan 2 orang anak cowoknya yang masih kecil, satu masih dalam gendongan, satu lagi kira2 usianya 5 tahun. kondisi mereka bisa dibilang cukup memprihatinkan, sekali liat mungkin akan dikira “orang jalanan”, entah bagaimana pandangan orang, tapi bagiku, ibu itu hebat. kepada setiap orang, sang ibu selalu tersenyum ramah. sang ibu menceritakan bahwa anaknya sedang sakit kanker, di bagian perut, dan saat itu sedang membawa anaknya untuk terapi. saat diceritakan si anak tampak tersenyum tabah, tak banyak ekspresi yang keluar kecuali seringaian lucunya, hehe. aaah, kamu hebat, nak ^^ ibu tegar banget, apapun diusahakan demi kesembuhan anaknya, meski sang ibu tahu, mungkin susah disembuhkan apalagi dengan keterbatasan biaya yang dimiliki.. semoga Allah selalu menjaga kalian ya, hanya bisa mendoakan.

kisah masa lalu yang kurasakan sebagai “pelajaran berharga” tentang kepedulian, perhatian dan kasih sayang terhadap sesama saudara, pagi itu terkuak kembali saat berbincang lewat chatting dengan teman saat menunggu adik2ku. pelajaran yang cukup membuatku terpuruk karena melibatkan semua orang2 yang kusayang. bisa gila ingat kejadian itu, hahaha, buat yang penasaran apa kejadiannya, maaf detail tak bisa kuceritakan. efek dari obrolan itu, aku jadi marah pada diri sendiri, tapi aku sudah berdamai dengan hal itu. dan harus benar2 bisa berdamai. ^^

janjian di dago, sekalian menikmati carfreeday, setelah bertemu adik2ku, aku utarakan keinginanku untuk berkunjung ke panti. planning sejak beberapa minggu lalu, ingin kurealisasikan hari ini. haaa,, terharu melihat adik2ku meneteskan air matanya saat melihat bayi2 yang ditelantarkan orang tuanya. ternyata mereka berhati lembut, semoga selalu begitu. yang terlintas di hati dan pikiran, aku marah pada diri karena seakan tak berdaya, lemah banget. kenapa aku lupa bersyukur atas apapun yang aku punya? aku lebih beruntung dari anak2 ini. yang dari bayi sudah harus kehilangan kasih sayang, mereka sudah harus mengerti bahwa mereka berbeda dengan anak2 lain yang orang tuanya ada, saat mereka sudah mengerti nanti, mereka mungkin akan berpikir mereka tidak diinginkan😥 hm, seringnya harus melihat ke bawah untuk bisa melihat ke dalam

malam perasaanku kacau, campur aduk. entah, amarah pada diri begitu hebat. ya, aku sedang memarahi diriku sendiri yang harusnya bisa kuat dan tegar menghadapi hidup. yang harus berubah menjadi diri yang lebih baik. aku takut, aku marah, karena aku mengatakan hal2 yang tidak kulakukan. sampai senin amarah ternyata belum benar2 mereda. masih ada ganjalan yang belum kuungkapkan. saat perpisahan dengan ibu bos, yang selama ini menjadi panutanku dalam hidup, harus pergi meninggalkanku karena tugas. aku marah karena selama ini banyak mengecewakan beliau, belum bisa menjadi yang beliau inginkan. aaaah, maaf jika kemarin ada yang merasa tersakiti ^^ tak bermaksud demikian, namun memang ada yang ingin kubagi..

hmmm,, banyak mimpi terungkap, aku diingatkan lagi akan mimpi2 besarku. ^^. doakan ya kawan, aku bisa menjadi diri yang lebih baik