Kawan, pernahkah mendengar kematian akibat penyakit gagal ginjal? Ginjal, sebuah organ yang tidak bisa kita lihat, mungkin malah sering tak kita sadari fungsi pentingnya bagi tubuh kita. Kasus kematian akibat penyakit ini sekarang meningkat di Indonesia, mungkin karena pola makan dan hidup. Biaya pengobatannya mahal, untuk cuci darah, pasien harus merogoh sakunya dalam-dalam, sekitar Rp 1 juta sekali HD dan itu harus dilakukan minimal 2 kali seminggu. Belum lagi obat-obatan yang harus dikonsumsi setiap hari. Jika sudah akut, perlu transplantasi ginjal, yang biayanya mahal, sekitar 200 juta. Wow, beraaaaaat!! Ternyata, begitu besar nikmat Allah dengan sehatnya tubuh kita, ginjal kita ^^ Mari kita sayangi dan jaga

Buat informasi, sha menemukan beberapa informasi mengenai ginjal. Mencegah lebih baik daripada mengobati. Dengan mengenali ginjal kita dan gangguan padanya, semoga kita terhindar dari penyakit menyeramkan tersebut. Semoga berguna ^^


Kita dikarunia dua buah ginjal yang masing-masing berukuran satu kepalan tangan, di bagian kanan kiri bawah perut kita. Organ ini penting dalam menjalankan tugasnya untuk menyaring darah, mengatur tekanan darah, mengatur keseimbangan cairan tubuh, eletrolit, dan asam basa, membuang sisa metabolisme yang akan meracuni tubuh, dan menjaga kesehatan tulang. Setiap harinya ginjal akan memproses sekitar 200 liter darah untuk menyaring atau menghasilkan sekitar 2 liter sisa metabolisme yang akan dijadikan urine. Jika fungsi ginjal terganggu maka kemampuan menyaring zat sisa ini dapat terganggu dan terjadi penumpukan dalam darah sehingga dapat menimbulkan berbagai manifestasi gangguan terhadap tubuh.

Penyakit ginjal sering menyerang tanpa adanya keluhan sama sekali dari penderitanya. Beberapa hal yang menjadi penyebab gagal ginjal antara lain:

1. Diabetes
Bila mengalami diabetes berarti tubuh tidak bisa optimal dalam hal merubah makanan menjadi energi yang dibutuhkan sehingga kadar gula darah dapat meningkat. Kondisi gula darah yang meningkat berkepanjangan dapat merusak pembuluh darah dan ginjal.
2. Hipertensi atau tekanan darah tinggi
Tekanan yang tinggi bila berlangsung terus menerus dapat merusak atau mengganggu pembuluh-pembuluh darah kecil dalam ginjal yang lama kelamaan dapat mengganggu kemampuan ginjal untuk menyaring darah.
Pada umumnya, bagi orang dewasa atau berusia 18 tahun ke atas, tekanan darah 140/90 mm Hg atau lebih, dapat dikatakan sebagai keadaan hipertensi. Sedangkan bagi Anda penderita diabetes dan penyakit ginjal kronik, tekanan darah 130/80 mmHg atau lebih sudah dikatakan sebagai hipertensi.
3. Infeksi dan radang pada saluran kemih
Infeksi atau radang (ISK) dapat terjadi akibat adanya bakteri yang masuk ke saluran kemih dan berkembang biak. Saluran kemih terdiri dari kandung kemih, uretra dan dua ureter serta ginjal. Bakteri ini biasanya masuk melalui uretra dan masuk ke kandung kemih. Kondisi ini dapat menyebabkan saluran kemih menjadi merah, bengkak dan rasa nyeri. Jika infeksi ini tidak diatasi dengan baik, bakteri dapat memasuki ginjal sehingga menimbulkan jenis infeksi yang lebih serius yaitu pyelonefritis (peradangan pada ginjal yang dapat meluas mengenai unit penyaring dan pembuluh darah).
4. Penyalahgunaan obat-obatan
Ada beberapa jenis obat-obatan yang dapat membahayakan kerja ginjal, yaitu :
a. obat penghilang/pereda rasa sakit.
Ginjal dapat rusak bila Anda mengkonsumsi obat-obat bebas ini dalam jumlah yang berlebihan dalam jangka waktu lama, seperti aspirin, asetaminofen dan ibuprofen. Gunakan obat-obat ini sesuai dengan anjuran dokter.
b. antibiotika.
c. obat-obatan terlarang.
Contoh obat jenis ini antara lain heroin, kokain, ekstasi dan marijuana, bila dikonsumsi secara berlebihan dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, stroke, gagal jantung dan bahkan kematian.
d. alkohol
Mengkonsumsi alkohol secara berlebihan dapat meningkatkan risiko timbulnya gagal ginjal dan gagal fungsi hati.

Penyebab gagal ginjal lainnya adalah penyakit genetik seperti keturunan, kelainan kekebalan, cacat lahir dan sebab-sebab lainnya. Jika salah satu ginjal tidak berfungsi atau mengalami gangguan, maka ginjal yang satunya lagi akan mengambil alih tugas ginjal yang pertama. Namun ginjal bisa rusak kedua-duanya dan ini akan berakibat sangat fatal karena urea akan tertimbun dalam tubuh dan menyebabkan kematian.

Gejala-gejala penting yang berkaitan dengan menurunnya daya kerja ginjal yang berpotensi menjadi penyakit gagal ginjal antara lain:
1. Penimbunan sampah dalam darah
Hal ini ditandai dengan kelelahan, sekujur tubuh terasa sakit-sakitan, gatal, kram, mudah lupa, susah tidur, mual-mual, tidak ada nafsu makan, daya tahan tubuh terhadap infeksi sangat berkurang.
2. Masalah keseimbangan cairan
Penimbunan cairan dengan tanda-tanda pergelangan kaki dan wajah membengkak. Sebaliknya, pengeringan cairan bisa ditandai dengan mata yang sangat cekung, mulut kering, hampir tidak ada lendir dalam mulut.
3. Gangguan hormon
Dengan berkurangnya daya kerja ginjal bisa menyebabkan ginjal menghasilkan lebih banyak hormon atau ekstra hormon. Akibatnya, akan menambah hormon tekanan darah. Sebaliknya, hormon-hormon yang lain menjadi berkurang produksinya. Hal ini menyebabkan tubuh kekurangan darah, lelah dan juga tulang rapuh.

Ginjal bisa gagal melakukan fungsi pentingnya akibat dua hal, yaitu:
1. Gangguan pada pembuluh darah
Penyakit dapat merusak pembuluh-pembuluh darah dalam ginjal. Akibatnya, darah yang diterima unit penyaring menjadi lebih sedikit, dan tekanan dalam ginjal tidak bisa dikendalikan.
2. Gangguan pada unit penyaring
Berkurangnya suplai darah atau tekanan yang terganggu dapat mengganggu unit penyaring, sehingga bisa mengganggu kemampuan unit ini untuk membuang zat-zat yang sudah tidak terpakai lagi. Akibatnya, ginjal tidak bisa mempertahankan keseimbangan antara cairan dan zat-zat kimia di dalam tubuh sehingga zat-zat buangan tadi bisa kembali masuk lagi ke dalam darah, atau mungkin zat kimia yang penting dan protein akan ikut keluar bersama urin.

Beberapa kelainan yang bisa terjadi pada ginjal antara lain:
1. Batu ginjal

Batu ginjal terjadi karena adanya endapan garam kalsium dalam ginjal sehingga menghambat keluarnya urine dan menimbulkan nyeri. Batu ginjal dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti infeksi, diet tertentu, obat-obatan dan kondisi-kondisi tertentu akibat meningginya zat-zat lain dalam urin, misalnya asam urat dengan gejala rasa sakit pada bagian belakang atau sisi tubuh, darah dalam urin, muntah, demam, sering berkemih atau ingin berkemih, rasa nyeri saat berkemih.
Penyakit ini dapat diatasi dengan pembedahan dan sinar laser. Tujuan dari pembedahan untuk membuang endapan garam kalium. Tujuan menggunakan sinar laser untuk memecahkan endapan garam kalsium.
2. Radang ginjal (nefritis)
Radang ginjal disebut nefritis. Radang ginjal terjadi karena adanya kerusakan nefron, khususnya glomerulus yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Rusaknya nefron mengakibatkan urine masuk kembali ke dalam darah dan penyerapan air menjadi terganggu sehingga timbul pembengkakan di daerah kaki. Penderita nefritis bisa disembuhkan dengan cangkokan ginjal atau cuci darah secara rutin. Cuci darah biasanya dilakukan sampai penderita mendapatkan donor ginjal yang memiliki kesesuaian jaringan dengan organ penderita.
3. Gagal ginjal
Gagal ginjal terjadi jika salah satu ginjal tidak berfungsi. Kegagalan salah satu ginjal ini akan diambil alih tugasnya oleh ginjal lain. Namun, keadaan ini akan tetap menimbulkan resiko sangat tinggi karena menyebabkan penimbunan urea dalam tubuh dan kematian. Penyakit ini dapat diatasi dengan cangkok ginjal atau menggunakan ginjal tiruan sampai ginjal yang asli dapat kembali berfungsi.

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Untuk menghindari rusaknya ginjal, kita bisa mencegahnya melalui cara-cara berikut ini:
1. Olahraga
Lakukan olah raga secara rutin dan teratur. Olah raga yang teratur namun tidak terlalu berat akan lebih berdampak positif bagi tubuh dibandingkan dengan olah raga berat namun tidak teratur. Misalnya Anda bisa melakukan jalan santai setiap pagi atau bersepeda 1-2 jam setiap minggu.
2. Berhenti merokok
Dilihat dari sudah pandang manapun merokok akan selalu merugikan tubuh Anda.Karena rokok dengan kandungan nikotinnya dalam proses jangka waktu lama akan merusak organ-organ penting tubuh Anda, baik paru-paru, kulit, jantung maupun ginjal.
3. Kurangi Makanan Berlemak
Makanan berlemak akan menyebabkan kandungan kolesterol dalam darah Anda meningkat.
4. Berat badan
Perhatikan berat badan sehingga Anda dapat terhindar dari obesitas.
5. Konsumsi air putih
Mengonsumsi air putih yang cukup, menghidari konsumsi jamu atau herbal yang tidak jelas, menghidari konsumsi obat-obatan secara sembarangan (tanpa resep dokter) merupakan hal sederhana yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi potensi munculnya penyakit ginjal.
6. General Checkup
Gagal ginjal juga dapat dicegah melalui pemeriksaan kesehatan (medical checkup) secara rutin, termasuk pemeriksaan urin dan darah. Memeriksakan gangguan ginjal seperti kencing batu, prostat dapat mecegah munculnya gagal ginjal.

Sumber :
http://www.smallcrab.com
http://tipsanda.com
http://www.sahabatginjal.com