“Kampusku rumahku
Kampusku negeriku
Kampusku kebebasanku
Kampusku wahana kami”

Terngiang lagu itu saat berjalan bernostalgia di kampus kesayanganku, rumah keduaku saat menginjakkan kaki di Bandung. hm.. Dapat beberapa gambar yang kuambil di beberapa titik dengan kamera hp yang seadanya, di tengah suasana mendung,  dengan hasil yang seadanya juga karena ga belajar fotografi, hehehe
Tempat pertama adalah bagian gerbang kampus. Di tengah ada jam besar yang menunjukkan waktu yang menjadi patokan kami yang seringnya tak membawa jam tangan saat kuliah. Di sisi kanan kiri ada tanaman bunga yang dinamai bunga selamat datang, yang biasanya berbunga sekitar bulan Agustus, dimana mahasiswa baru mulai masuk kuliah. Benar2 akan merasa disambut dengan adanya bunga2 yang bermekaran, hehehe. Dulu selain disambut dengan bunga, mahasiswa juga disambut dengan burung koak yang entah kemana sekarang. Mungkin karena mengurangi kenyamanan, burung2 itu akhirnya “diusir” dan pindah, hehehe

Foto ini sebagian “ruang” yang disediakan di area campus center. Aktivitas ekstra mahasiswa biasa dilakukan disini area ini, selain di area UPT Olahraga, Sabuga, dan sunken court. Foto ini menunjukkan beberapa tempat di kampus, suka sama lorong Sabuganya euy, teringat ospek dan latihan silat😛

Dimulai dari tugu sukarno yang dikelilingi taman kecil. Melewati gedung labtek IF, EL, FA, dan FT. Ditengah ada kolam Indonesia tenggelam dengan peta Indonesia dan air mancurnya yang diapit oleh kolam not balok lagu Indonesia Raya. Uniknya!! Dari arah depan bisa dilihat pemandangan gunung Tangkuban Perahu yang menjulang, diapit oleh gedung-gedung kembar khas bangunan kampus yang unik. Sayang aku membelakangi view itu😛 hehehe. Kawasan yang biasa disebut Plaza Widya Nusantara dengan tugu plawid. Area ini merupakan salah satu pusat gema sampai kawasan Sabuga (Sasana Budaya Ganesha) sehingga sering digunakan untuk kegiatan mahasiswa yang akan disaksikan oleh massa.

Pemandangan dari arah DPR (dibawah pohon rindang). Kawasan yang dulunya ramai digunakan untuk bersantai-santai menikmati suasana teduh. Hm, tapi sekarang sepertinya kebanyakan sudah beralih ke area Campus Center. Di area ini ada gedung-gedung perkuliahan umum, seperti TVST dan Oktagon yang berbentuk segi delapan unik, serta gedung PLN, gedung Comlabs untuk aktivitas tambahan mahasiswa.

Menaiki tangga, akan terlihat gedung perpustakaan kampus yang menjulang. Dulu gedung ini biasa disebut WC Raksasa dengan dinding keramik kebiruannya, namun sekarang warna berubah menjadi silver, hm, kesannya jadi modern. Banyak buku tersimpan disini, mulai dari buku jaman dulu berbahasa Belanda sampai buku kuliah baru yang digunakan. Ruangan-ruangan di gedung biasa digunakan untuk belajar menjelang UTS, meski kebanyakan digunakan oleh mahasiswa baru karena belum memiliki tempat di jurusan😛 Di depan gedung perpustakaan ada gedung PAU yang digunakan untuk penelitian, ditengah ada sunken court untuk aktivitas ekstrakurikuler mahasiswa. Melewatinya ada jalan menuju lorong Sabuga.

hm, banyak titik area yang tidak terfoto, karena wisata dalam kampus ITB dengan keunikannya rasanya tak akan habis dalam sekali tulis, hehehe. Semoga masih diberi kesempatan untuk bernostalgia lagi dan menulis lagi. Satu hal yang terpikirkan, pantas saja aku langsing saat kuliah, bolak balik depan belakang ternyata capek juga ya, haha